taruhan bola – Cesc Fabregas: Pengganti Messi Sudah Dipastikan

taruhan bola – Cesc Fabregas: Pengganti Messi Sudah Dipastikan

Taruhan bola – Cesc Fabregas menilai mantan klubnya, Barcelona, tak perlu khawatir lagi jika Lionel Messi memutuskan pensiun. Sebab, Neymar dianggap bisa menggantikan peran mega bintang Barcelona tersebut.

Neymar bergabung dengan Barcelona sejak 2013 dari Santos FC. Dua tahun berlalu, karir Neymar taruhan bola di Camp Nou terus menanjak. Fabregas yang waktu itu masih berseragam Blaugrana waktu Neymar datang, mengatakan pemain asal Brasil tersebut mengalami kesulitan di awal.

“Adaptasi selalu membutuhkan waktu, tetapi Anda telah melihat bakat alami dan kecintaan Neymar terhadap sepak bola. Anda juga bisa menyaksikan Neymar akan mencapai level ini cepat atau lambat,” kata Fabregas.

“Saya pikir akan sulit (bagi Neymar mencapai level Messi) tetapi ketika Leo gantung sepatu dari sepakbola dalam beberapa tahun ke depan, saya pikir Neymar yang akan menggantikannya,” tuturnya.

Neymar sudah membuktikan dirinya juga bisa menjadi sumber gol Barcelona ketika Messi absen. Total sepuluh gol dicetak Neymar dalam delapan pertandingan Barcelona yang dilalui tanpa kehadiran Messi.

Musim ini, Neymar telah bola online menyumbangkan 12 gol dan lima assist dari 11 pertandingan di La Liga. Di Liga Champions, pemain 23 tahun tersebut tampil lima kali dan mencetak dua gol, tiga assist.

Kritikan Untuk The Red Devils

Kritikan Untuk The Red Devils

Mantan asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United, Rene Meulensteen, mengkritik permainan Setan Merah yang dinilai bermain terlalu kaku sejak berada di bawah asuhan Louis van Gaal.

“Mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan situasi saat ini adalah kaku. Para pemain cenderung bermain di belakang. Itulah yang membuat fans tak suka dengan permainan tim saat ini,” ujar Meulensteen, seperti dikutip dari BBC Sport, Kamis (26/11/2015).

Saat ini, Manchester United berada di urutan kedua klasemen sementara Premier League dengan perolehan 27 poin, terpaut satu poin dengan Leicester City di posisi pertama.

Meulensteen pun berpendapat bahwa hal tersebut salah satunya disebabkan karena minimnya kebebasan dalam permainan Manchester United. “Saat masih dilatih Sir Alex Ferguson, Manchester United punya gaya dan identitas permainan yang jelas, tetapi para pemain diberikan kebebasan dalam agen judi bola bermain. Kini mereka terlihat kurang bebas,” tutur Meulensteen.

Kendati demikian, Van Gaal tetap mendapatkan kritik. Salah satunya dari legenda Manchester United, Paul Scholes, yang kecewa setelah mantan timnya ditahan imbang 0-0 oleh PSV Eindhoven di Liga Champions. Paul Scholes melempar kritik terhadap lini depan Manchester United. Eks gelandang Inggris itu bahkan menilai Red Devils kalah jauh dibandingkan dengan Barcelona dan Bayern Munich.

“Sangat sedikit kualitas di sepertiga akhir lapangan. Anda bisa bertahan sebaik mungkin, tetapi kalau Anda tak punya pemain depan yang bisa menciptakan sedikit keajaiban, Anda akan kesulitan,” ungkap Scholes.

“Coba lihat beberapa klub besar Eropa, Barca dan Bayern. Penyeranglah yang menghadirkan perubahan. Mereka punya peluang melawan Wolfsburg, tetapi saya tidak akan mengandalkannya,” tandas eks gelandang United itu.

Manchester United memang tergolong tumpul belakangan ini. Dalam delapan pertandingan di seluruh kompetisi, mereka tercatat baru menyarangkan delapan gol.

Mengemban Tugas Kapten Pertama Di El Clasico, Iniesta Tak Sabar Ingin Segera Bermain

Mengemban Tugas Kapten Pertama Di El Clasico, Iniesta Tak Sabar Ingin Segera Bermain

Laga El Clasico melawan Real Madrid, Minggu (22/11/2015) akhir pekan ini akan jadi laga spesial buat gelandang Barcelona, Andres Iniesta. Pasalnya, ini adalah El Clasico pertama Iniesta pasca diangkat menjadi kapten tim di awal musim 2015/16.

Andres Iniesta sudah tak sabar ingin turun di El Clasico pertamanya sebagai kapten FC Barcelona. Dia mengatakan berharap intensitas yang telah ditunjukkannya dalam beberapa kesempatan bisa bertahan untuk waktu yang lama. Laga seperti El Clasico adalah sebuah pertandingan yang bisa sangat memotivasi para pemain profesional. “Saya harap bisa terus seperti sepeda motor,” candanya.

Iniesta mengatakan bahwa Barcelona sedang menuju ke laga tak terduga. Tetapi, dia menekankan bahwa untuk keluar sebagai pemenang, mereka harus menjadi diri sendiri.
“Kami harus menjadi protagonis dengan bola, mendominasi permainan, dan mengambil keuntungan dari peluang-peluang yang ada. Bila ingin menang, kami harus melakukan segala sesuatunya dengan baik,” kata Iniesta seperti dikutip SPORT.

Iniesta menolak anggapan bahwa Madrid saat ini sedang lemah.

“Mengatakan bahwa Madrid lemah adalah sangat berani dari pihak kami. Itu bukan pemikiran kami. Di Madrid, saya melihat lawan yang sangat kuat, salah satu yang terbaik di dunia. Mereka selalu menjadi lawan yang rumit.”

Iniesta juga menyinggung bahwa angka-angka statistik menunjukkan bahwa pertahanan Los Blancos sangat bagus. Di lini serang, mereka juga cukup produktif sejauh ini. Ditanya tentang memori terbaik di Santiago Bernabeu, Iniesta mengingat kemenangan 6-2 pada 2009. Baginya, sebagai pemain Barcelona, keluar sebagai pemenang di kandang Madrid selalu istimewa.

“Sebab kebahagiaan itu buat publik Anda sendiri. Itu semua positif dan megah. Pertandingan seperti itu adalah untuk semua orang, dia memiliki emosi transendental, dan ini sangat penting. Kemenangan adalah suntikan moral yang penting.”

Duel Duo Gianluigi, Donnaruma Bertemu Sang Idola

Duel Duo Gianluigi, Donnaruma Bertemu Sang Idola

Gianluigi Buffon (37 tahun) melakoni debut Serie A pada 19 November 1995. Kala itu, pada usia 17 tahun Buffon muda tampil membela Parma di partai kontra Milan.

Milan akan kembali menjadi saksi bagi pencapaian penting Buffon yang kini berseragam Juventus. Duel Juventus vs Milan di pekan ke-13 Serie A 2015/16 (21/11) hanya berselisih dua hari dari peringatan 20 tahun karier Buffon di kasta teratas sepak bola Italia.

Pria yang akrab disapa Gigi itu juga punya kesempatan menyaksikan langsung aksi kiper belia Milan, Gianluigi Donnarumma (16), yang kini digadang-gadang sebagai titisannya.

“Idola saya adalah Buffon. Mimpi saya adalah tampil reguler di tim utama dan mengikuti jejaknya,” kata Donnarumma di La Gazzetta dello Sport.

“Saya berharap bisa menukar jersey dengannya. Bermain melawan Gigi menambah ekstra motivasi saya. Tapi, saya ingin sekali memenangkan pertandingan, mungkin tanpa kemasukan gol,” tambahnya.

Donnarumma tanpa disangka-sangka muncul sebagai salah satu pemain terbaik Milan musim ini. Opta mencatat pemuda berpostur 197 cm itu punya rasio penyelamatan terbaik kedua di Serie A 2015/16.

Bukan hal yang aneh jika Adriano Galliani (CEO Milan) sampai Carlo Ancelotti kompak membaptis Donnarumma sebagai titisan Buffon.

Aksi hebat Donnarumma bersama Milan musim ini memang layak diapresiasi mengingat tak banyak kiper di bawah usia 21 tahun yang sudah “mengotori” sarung tangan mereka di kompetisi kelas atas.

Kado Ultah nan Indah untuk Pirlo

Kado Ultah nan Indah untuk Pirlo

Pemain Juventus Andrea Pirlo baru saja Taruhan Bola Online berulang tahun. Segera setelah ultahnya itu langsung ada peluang untuk menjuarai Coppa Italia yang krusial untuk mewujudkan treble musim ini.

Tepat pada 19 Mei usia Pirlo sudah genap 36 tahun. Pada usianya tersebut, pesepakbola yang turut membantu Italia menjuarai Piala Dunia 2006 tersebut jelas sudah memasuki masa-masa senja dalam kariernya.

Akan tetapi, sejauh ini Pirlo setidaknya masih mampu unjuk gigi. Musim ini ia telah berkontribusi untuk membuat Juve berhasil merangkai empat titel Serie A, selain juga ikut mengantar Judi Bola Online klub Turin itu ke dua final lain: Coppa Italia lalu Liga Champions.

Menariknya final Coppa Italia dengan menghadapi Lazio di Olimpico akan dimainkan pada tanggal 20 Mei waktu setempat, atau Kamis (21/5/2015) dinihari WIB, yang cuma terpaut satu hari dari ulang tahun Pirlo.

Maka gelar juara bukan cuma membuat ‘Nyonya Tua’ masih dalam jalur untuk meraih tiga piala tetapi juga bisa menjadi kado tepat buat Pirlo. Apalagi dalam kariernya yang bergelimang gelar, sejauh ini ia baru sekali meraih Coppa Italia–bersama AC Milan pada 2002–03.

Ultahnya tentu akan kian manis seandainya Juve kemudian juga berhasil meraih gelar juara lainnya di laga final Liga Champions awal bulan Juni depan–kendatipun itu bakal jadi kado telat untuknya.

Jose Mourinho Bantah Ada Tawaran Real Madrid

Jose Mourinho Bantah Ada Tawaran Real Madrid

Jose Mourinho membantah telah dihubungi Agen Bola Terpercaya Presiden Real Madrid, Florentino Perez, yang menawarkannya menggantikan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Los Blancos.

pelatih asal Portugal itu mengaku sangat terkejut dengan berita yang beredar itu. “Itu tidak benar,” kata Mourinho tegas seperti yang dikutip dari Marca.

Mou tidak memantah jika dirinya baru-baru ini menjalin komunikasi melalui sambungan telepon dengan sang presiden. Namun, lanjutnya, yang mereka bicarakan bukanlah seperti yang diberitakan Agen Sbobet.

“Benar saya menghubungi dia (Florentino Perez). Tapi hanya untuk memberi selamat atas keberhasilannya meraih gelar juara di Liga Eropa dalam pertandingan basket.”

Manajer Chelsea itu mengatakan tahu pasti bahwa gelar tersebut sangat penting untuk bos Real Madrid itu. Itu pula yang diakui Mou menjadi alasannya menelpon Perez.

Terkait masalah kepelatihan, Morinho menegaskan akan tetap berada di Chelsea yang baru saja memastikan diri sebagai juara Liga Primer Inggris musim ini. “Saya masih punya ikatan dua tahun di Stamford Bridge, dan saya akan tetap di sana.”

Selain sisa kontrak selaa dua tahun ke depan, kabarnya Mou juga sudah menerima tawaran baru lagi untuk tetap melatih The Blues hingga 2019.

Sebelumnya, pundit Sky Sports, Guillem Balague mengatakan bahwa pihak Real Madrid sudah bicara dengan empat calon pengganti Ancelotti yang gagal meraih gelar musim ini. Dari keempat nama tersebut, Jose Mourinho terselip di antaranya

Chiellini Siap Kawal Suarez di Final

Chiellini Siap Kawal Suarez di Final

Giorgio Chiellini mengaku Judi Bola tak ada masalah karena harus kembali berhadapan dengan sang penggigit, Luis Suarez, dalam babak final Liga Champions,

Untuk pertama kalinya setelah insiden gigitan Suarez pada ajang Piala Dunia 2014 lalu, keduanya dipertemukan lagi sebagai lawan.

Chiellini menegaskan tak ada dendam pribadi kepada Suarez. Ia pun takkan segan jika ditugaskan untuk mengawal Suarez selama pertandingan berlangsung.

“Saya akan menjaga lawan sebaik mungkin, tak peduli itu Suarez, Neymar, atau bahkan Messi,” kata Chiellini seperti dikutip dari Marca.

Juventus akan menghadapi Barcelona dalam laga final Liga Champions di Berlin, pada 6 Juni 2015. Sebelumnya, Juventus berhasil mengalahkan Real Madrid di babak semifinal Liga Champions.

Sementara itu, sebagai pemain belakang Juventus, Chiellini  akan selalu bersinggunan dengan Trio MSN itu. Dan Chiellini pun berjanji tidak akan membiarkan para penyerang Barcelona itu mudah memaskui aera rerlarang secara gratis.

Dampak dari gigitan Suarez ke Chiellini berbuntut dengan pelarangannya bermain selama empat bulan. Lepas dari hukumannya, Suarez menjelma menjai pemain penyerang Barca yang ditakuti lawan Judi Bola.

Perpaduan antara Messi, Suarez, dan Neymar menjadi trisula Barcelona yang selalu berhasil membobol gawang lawan.

20 Juta Euro, Bujet Real Untuk David de Gea

20 Juta Euro, Bujet Real Untuk David de Gea

Real Madrid akhirnya secara resmi membuka Agen Bola tawaran pertama mereka kepada Manchester United untuk sang kiper, David de Gea.

Angka pembuka yang ditawarkan Los Blancos adalah sebesar 20 juta euro. Penawaran ini akhirnya keluar setelah Real Madrid sudah lebih dulu mencapai kata sepakat dengan de Gea.

Kesepakatan selanjutnya adalah antara dua klub esar tersebut. Dan masalah di antara keduanya sudah jelas seputar keuangan, yakni angka pasti untuk sang penjaga gawang.

Sebelumnya, Man united berharap dapat memberi banderol De Gea sebesar 50 juta euro. De Gea sendiri bergabung dengan Setan Merah pada 2011 dengan harga 20 juta euro.

Keuntungan besar yang bermain di angan tim asuhan Louis van Gaal ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Kontrak De Gea dengan Man United baru akan habis tahun depan menjadi sandungan berarti .

Jika dilepas musim depan, De Gea dapat pindah klub secara gratis. Satu-satunya cara agar Man United tidak merugi terlalu banyak adalah dengan melepas sang kiper akhir musim ini.

Melepas De Gea musim ini juga berarti harus menurunkan harga. Satu tahun jelang kontrak seorang pemain habis, harganya akan turun sekitar 50 persen.

Madrid sendiri sudah sangat tertarik dengan De Gea. Mereka pun membuka kemungkinan menaikkan tawaran, namun berharap tak mencapai angka 30 juta euro.

Kesepakatan belum lagi tercapai, tapi salah satu sumber di Real Madrid menyebut bahwa Real Madrid akan kehilangan sang pemain itu Judi Bola Online . Sang manajer, Louis van Gaal juga mengakui ia tak bisa menahan De Gea tetap di Old Trafford.

“Dia (De Gea) adalah orang Spanyol, pun kekasihnya. De Gea juga memiliki kebebasan untuk pindah ke klub yang lebih besar lagi. Yang pasti, ia takkan pergi dengan mudah,” kata Van Gaal seperti dikutip dari Marca.

Cech Siap Pergi

Cech Siap Pergi

Petr Cech sudah berusia 33 tahun namun ia ternyata masih punya daya pikat yang tinggi bagi klub-klub besar Eropa. Arsenal, Manchester United, dan Paris Saint-Germain sudah menyatakan siap menjadi pelabuhan baru bagi karir Cech selanjutnya.

Kedatangan Thibaut Courtois pada awal musim ini membuat Cech kehilangan posisinya sebagai kiper utama.

Meskipun Cech selalu tampil gemilang bila diturunkan, namun sepertinya Chelsea sudah menyiapkan langkah untuk melakukan regenerasi dengan terus memercayai Courtois untuk partai-partai besar.

Hal inilah yang kemudian mendorong Cech untuk memutuskan pergi dari Stamford Bridge. Meskipun Chelsea dan dirinya memiliki ikatan kuat karena Cech adalah bagian tak terpisahkan dari kesuksesan Chelsea sejak era 2000-an, namun Cech saat ini butuh tim yang mau memberikan kesempatan bermain reguler baginya.

“Arsenal, United, dan PSG adalah klub-klub besar Judi Bola Online dan Cech sangat berkenan untuk bergabung dengan salah satu dari mereka,” tutur agen Cech Viktor Kolar seperti dikutip dari Mirror.

“Cech memang masih memiliki ikatan kontrak dengan Chelsea, namun kami sudah mendapat izin dari Chelsea untuk melakukan negosiasi dengan pihak lain saat ini,” kata Kolar kepada ESPN.

Daya pikat Cech juga bisa dilihat dari perkiraan harga yang bakal diberikan oleh klub-klub peminat pada Chelsea.

Meskipun semakin uzur, ternyata Cech masih dianggap pantas menyandang label harga 10 juta poundsterling. Harga ini makin fantastis karena sisa kontrak Cech di Chelsea hanya tinggal satu tahun lagi.

Manajer Chelsea Jose Mourinho sendiri sempat menegaskan bahwa dirinya tidak ingin Cech pergi dari ‘The Blues’ apalagi jika harus bergabung dengan klub rival yang sama-sama berpeluang menjadi juara Liga Inggris.

Namun, Mourinho juga menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan akan masa depan Cech sehingga ia tak bisa berbuat banyak tentang hal ini.

“Cech berharap Roman Abramovich segera memutuskan masa depannya,” tutur Kolar.

Kehabiasan Pujian Untuk Xavi

Kehabiasan Pujian Untuk Xavi

Kepergian Xavi Hernandez dari Camp Nou akhir musim ini dianggap Andres Iniesta akan menjadi kehilangan besar bagi Barcelona. Iniesta mengatakan, tidak akan ada pemain seperti Xavi lainnya di masa depan.

Xavi hampir pasti meninggalkan Barcelona akhir musim ini. Hal itu dikonfirmasi ayah gelandang 35 tahun tersebut, Joaquin, yang menyatakan karier Xavi di Barcelona sudah berakhir Agen Sbobet.

Iniesta masih berharap Xavi bertahan di Barcelona musim depan. Kepergian Xavi dianggap Iniesta akan menjadi kerugian besar bagi Azulgrana.

“Saya kehabisan pujian untuk Xavi. Saya tidak akan menemukan pemain seperti dia, baik sebagai pesepakbola ataupun pribadi,” ujar Iniesta seperti dilansir ESPN.

Xavi sudah bergabung dengan Barcelona sejak masih 11 tahun, ketika menjadi bagian dari La Masia. Melakoni debut dengan tim utama Barcelona sejak 1998, Xavi hingga kini sudah mengoleksi 23 gelar, termasuk tiga trofi Liga Champions dan delapan La Liga.

“Statistiknya, tahun yang sudah dilaluinya, caranya dia melakukan semuanya tidak bisa dibandingkan. Dia pemain unik, tidak ada duanya, dan sangat penting bagi Barcelona dan timnas Spanyol,” ucap Iniesta.

Xavi masih akan menjalani tiga pertandingan terakhir bersama Barcelona. Pertandingan terakhir Xavi bersama Azulgrana akan terjadi ketika melawan Juventus di final Liga Champions, Berlin, 6 Juni mendatang.

Sebelum itu, Xavi akan mengangkat trofi La Liga saat Barcelona menghadapi Deportivo La Coruna di Camp Nou, Sabtu (23/5). Xavi juga berpeluang tampil di final Piala Raja melawan Athletic Bilbao (30/5).

“Sebuah kehormatan bagi saya bisa main bersama Xavi di sepanjang karier saya,” ujar Iniesta.

Xavi dikabarkan akan bergabung dengan klub asal Qatar, Al Sadd. Kontrak Xavi bersama Barcelona baru akan berakhir pada 2016.